Rabu, 04 April 2012

SEJARAH GUNUNG GALUNGGUNG

 Gunung Galunggung


Obyek Wisata Gunung Galunggung, Tasikmalaya
West Java Indonesia

Kawah Gunung Galunggung Tasikmalaya, 

West Java Indonesia
Sedikit info buat para pengunjung blog khusus mengenai info tempat wisata yang
mungkin belum pernah mendengar informasi yang satu ini yaitu obyek wisata gunung
Galunggung yang terdapat di kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat Indonesia.

Jalan menuju lokasi obyek wista Gunung Galunggung

Sengaja kami posting tentang gunung Galunggung, karena saya sering
berkunjung kesana untuk mengisi waktu liburan beserta keluarga, dan menurut saya
obyek wisata gunung Galunggung ini sangat berpotensi sekali untuk di jadikan tempat 
wisata pilihan yang sedikit sekali publikasi tentang hal ini, dan saya yakin
jika dengan publikasi yang baik serta dengan mengemas sebaik mungkin paket 
wisata ke gunung Galunggung ini akan lebih banyak lagi wisatawan manca negara
ataupun lokal untuk berkunjung kesana.

Kawah gunung Galunggung, Tasikmalaya
West Java Indonesia


Yang saya alami saat berkunjung ke gunung Galunggung benar-benar merasakan 
keindahan alamnya, terlebih pada saat menuju gunung Galunggung tsb dengan jalan kaki (hiking) kita dapat berpapasan dengan masyarakat desa atau petani yang bekerja di ladang, menyebrang sungai serta pemandangan yang begitu menarik perhatian, salah satunya pemandangan area bekas terkena lahar dahulu waktu gunung Galunggung meletus.


Mulai start menaiki tangga, anggap aja di beijing. he..he...he

Seperti rumah yang terkubur pasir, rumput liar yang menghampar seperti padang rumput 
yang ada di film koboy itu lho…juga sisa-sisa batu yang berhamburan pada saat gunung meletus yang ukurannya dari mulai sebesar bemo sampai sebesar gubuk kecil.

Belum lagi pemandangan kolam-kolam ikan milik penduduk desa, sawah, bukit-bukit
kecil dan penduduk desa yang menyapa kita begitu ramahnya.

Juga kita dapat menemuai para penambang pasir, pokoknya seru banget, apalagi
sambil membawa bekal makanan nasi timbel sama ikan gurame, sambel lalapan…
wah pokonya seru abizzz…..

Waktu itu saya pernah bersama teman-teman rombongan berjalan kaki dari Ciamis dengan perjalanan menempuh rute Sindang kasih gunung Cupu dan tembus di daerah Indihiang serta berlanjut kejalan menuju gunung Galunggung.

Sampe deh diatas, wow Wonderfull

Lumayan lelah juga, tapi pada saat tiba di atas kawah gunung Galunggung, semua
lelah lesu dan rasa pegal-pegal badan sedikit terobati saat melihat keindahan kawah
gunung Galunggung yang begitu indah. Subhaanallah….

Sebuah kawah yang begitu luas, dengan air yang kebiru-biruan mungkin karena dalamnya kawah tersebut. Dengan tebing yang menjulang tinggi dan terdapat pula sedikit bekas longsoran tanah. Dan katanya di belakang gunung Galunggung tersebut adalah daerah Garut, dan sempat saya lihat juga di peta.

Masih dia atas lereng kawah apabila kita menengok kea rah timur, terdapat pemandangan yang sangat indah hamparan luas hutan, pesawahan serta pusat kota Tasikmalaya dengan bangunan-bangunan yang terlihat samar berkilauan terkena sinar matahari, serta dengan pemandangan sungai yang mengalir dari kawah ke kaki gunung Galunggung.
Sebuah pemandangan yang sangat sangat indah.

Bagi anda juga yang tidak membawa perbekalan pada saat menuju ke puncak kawah,
Tidak usah kawatir, sebab di lereng atau lereng pinggir kawah banyak juga tenda-tenda pedagang yang berjualna makanan dan minuman, namun dengan harga yang sedikit mahal tentunya, bayangin aja pedagang tersebut harus membawa barang-barang untuk berdagang dengan menaiki tangga yang begitu terjal. Jadi wajar sekali kalo harganya sedikit mahal.

Terlebih pada saat turun kebawah kawah, mandi dipinggir kawah dengan air yang begitu jernih dan juga yang paling membuat suasana kawah lebih indah terdapat sebuah batu yang berukuran cukup besar di tengah kawah tersebut dan teertancap sebuah bendera Indonesia.

Sebenarnya bisa saja kita menaiki rakit untuk mengitari kawah tersebut dan memang ada sekitar dua rakit di kawah tersebut. Namun saya sendiri tidak berani menaikinya jangankan untuk menaiki rakit ke tengah kawah hanya sekedar mandi di pinggir kawah saja hati ini deg-degan. 

Soalnya saya berpikir permukaan kawah itu tidak sama dengan permukaan pantai bisa jadi permukaan kawah area yang kita pijak dangkal, dan belum tentu di area lainnya bisa-bisa ada sebuah area yang dalam atau semacam palung serta pusat pusaran air, jadi intinya agak ngeri gitu deh…

Dapat kita jumpai sebuah masjid mungil namun indah seperti halnya di sebuah dongeng ada sebuah istana kecil yang terdapat di tengah hutan lengkap dengan gapura dengan jalan menuju ke mesjid tersebut tangga yang tersusun rapih.

Bahkan saya sendiri sempat melihat bekas telapak kaki harimau entah apa, sebab
ukuran kaki sebesar itu saya baru melihat pada saat itu.
terdengar juga suara ayam hutan yang berkokok, pokonya seru abis….
seolah-olah kita berada di hutan belantara yang kaya di cerita-cerita gitu.





Pasir sisa gunung Galunggung meletus yang masih terus di manfaatkan warga.

Bukan hanya kawah saja yang dapat kita jumpai disana ada juga pemandian air panas
lengkap dengan kamar mandi bagi yang ingin berendam di kamar mandi dan ada juga
kolam renang dengan air panasnya…kolam renang untuk anak-anak dan dewasa.

Selain itu disekitar pemandian air panas terdapat gazebo yang lumayan banyak sengaja disediakan untuk para pengunjung yang ingin makan bersama, juga terdapat arena bermain untu anak-anak. 

Dan tentunya banyak pula para pedagang makanan, dari mulai pedagang asongan
sampai pedagang yang berjejer disekitar area wisata tersebut.
Juga terdapat air terjun yang cukup lumaya jauh dari
pusat pemandian air panas tersebut.

Mungkin jika sekarang untuk mendaki ke gunung Galunggung cukup nyaman dengan
adanya anak tangga, ya mirip di Beijing itu loh….tapi tangganya kecil he..he..

Kalo jaman dulu waktu belum dibangun anak tangga, dan ingin menuju puncak atas atau
lereng kawah harus melalui medan terjal dengan pijakan tanah yang labil, sehingga bisa jadi pada saat melangkah bisa meleset diakibatkan dominan area nya merupakan pasir.

Berikut info tentang gunung Galunggung yang kami kutip dari web site resmi Kabupaten Tasikmalaya.

Gunung Galunggung merupakan gunung berapi dengan ketinggian 2.167 m di atas permukaan laut, terletak sekitar 17 km dari pusat kota Tasikmalaya. 
Terdapat beberapa daya tarik wisata yang ditawarkan antara lain: obyek wisata dan daya tarik wanawisata dengan areal seluas kurang lebih 120 hektar dibawah pengelolaan Perum Perhutani, berupa air terjun dan kawah. Pengunjung diijinkan mengunjungi kawah Galunggung, dan dapat mencapai kawah dengan meniti tangga permanen dengan jumlah anak tangga sebanyak 620 buah. 
Obyek yang lainnya seluas kurang lebih 3 hektar berupa pemandian air panas (cipanas) lengkap dengan fasilitas kolam renang, kamar mandi dan bak rendam air panas. Fasilitas lain yang tersedia di kawasan pemandian Cipanas adalah tempat bermain anak, panggung hiburan, saung ranggon tempat botram (makan-makan), kios wisata, juga arena camping. 
Untuk menuju kawasan Galunggung, terdapat tiga alternatif jalan yang dapat ditempuh, yaitu : 
• Dari arah Bandung lewat Ciawi, di depan Pasar lama Indihiang, belok ke arah kanan + 12 km. 
• Dari arah Bandung lewat Ciawi, setelah jembatan Cikunir (Singaparna) belok ke arah kiri + 14 km 
• Dari pusat kota Tasikmalaya langsung ke arah Barat lewat Jl. Bantar-Tawangbanteng, + 17 km. 
A. PROSPEK PASAR 

Kebanyakan pengunjung obyek wisata Galunggung adalah wisatawan lokal, sementara wisatawan dari mancanegara masih dibawah hitungan 100 orang rata-rata per tahun. Rata-rata wisatawan dalam maupun luar negeri yang berkunjung ke Gunung Galunggung berjumlah 213.382 orang per tahun. 

Melihat potensi dayatarik yang mungkin digali, serta posisi geografis yang cukup strategis, serta memiliki kekhasan dari kondisi alamnya obyek wisata Gunung Galunggung cukup potensial untuk dijual kepada wisatawan mancanegara. Namun obyek wisata tersebut belum dikemas dalam paket wisata yang profesional.

B. PELUANG INVESTASI 

Masih banyak peluang obyek dan dayatarik wisata yang dapat digali dari Gunung Galunggung, mengingat fasilitas yang tersedia saat ini masih minim, sehingga masih terbuka luas untuk dikembangkan. Peluang investasi dalam rangka pengembangan obyek wisata Gunung Galunggung dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut: 

• Perlu ada penataan infrastruktur transportasi yang menjamin lancarnya pengunjung ke luar masuk obyek wisata. 
• Kapasitas obyek wisata Cipanas perlu diperbesar dengan menambah daya tarik lain.
• Obyek wisata Gunung Galunggung potensial dibangun tempat peristirahatan. 
Terakhir diperbaharui ( Rabu, 03 September 2008 )

Web Resmi Kabupaten Tasikmalaya (klik disini)



menyusuri kawah gunung Galunggung 

1 komentar:

obat taradisonal batu ginjal mengatakan...

waw kren

Poskan Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Pembaca

Copyright © 2012. ppurdiyanta.blogspot.com - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by my free template